BIMTEK LOKAKARYA LITERASI DIGITAL KABUPATEN PURBALINGGAPurbalingga, 16 Juli 2025

Literasi Digital: Pondasi Untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kreativitas
BIMTEK dan Lokakarya Literasi Digital yang diselenggarakan di Audio Visual Room Lantai 3 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Purbalingga pada Selasa, 16 Juli 2025, menghadirkan narasumber utama Dr. Ir. Mulki Indana Zulfa, ST, MT, IPM. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya literasi digital sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang produktif, kreatif, dan bertanggung jawab di era digital.

Dengan tema “Literasi Digital: Pondasi untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kreativitas”, kegiatan ini menyasar peserta umum yang terdiri dari pendidik, pelajar, penggiat literasi, serta masyarakat umum yang peduli terhadap perkembangan dunia digital anak dan remaja.

Dalam sesi pemaparan, Dr. Mulki Indana Zulfa menekankan empat pilar utama literasi digital yang perlu menjadi perhatian bersama dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak:

  1. Akses: Dukung Infrastruktur Digital Anak
    Akses yang setara dan memadai terhadap infrastruktur digital merupakan syarat utama. Anak-anak perlu difasilitasi dengan perangkat digital, jaringan internet yang stabil, dan lingkungan yang kondusif agar mereka dapat belajar dan berkembang secara optimal di era digital.
  2. Analisis: Bantu Anak Mengevaluasi Konten
    Literasi digital bukan hanya tentang bisa menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan anak dalam memilah dan menganalisis informasi yang mereka temui. Ini penting agar mereka mampu mengenali hoaks, konten negatif, dan potensi bahaya lainnya di dunia maya.
  3. Kreasi: Dorong Kreativitas yang Positif
    Anak-anak harus diarahkan untuk tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga kreator digital. Dengan bimbingan yang tepat, mereka dapat menciptakan karya-karya digital yang edukatif, menghibur, dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
  4. Etika: Ajarkan Tanggung Jawab Digital
    Etika digital adalah bekal penting dalam membentuk karakter anak sebagai warga digital. Anak-anak perlu diajarkan untuk menghormati orang lain, memahami privasi, serta berpikir sebelum membagikan sesuatu di ruang digital.

Dengan pemahaman yang kuat terhadap empat pilar tersebut, diharapkan generasi muda Purbalingga akan lebih siap menghadapi tantangan zaman dan menjadi pelopor perubahan positif melalui teknologi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga, khususnya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, dalam meningkatkan literasi masyarakat menuju “Anak Cerdas, Bijak Digital”.

By admin

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

error: Content is protected !!