Ratusan massa yang didominasi anak SMP, SMA dan Mahasiswa lari tunggang langgang disaat melakukan aksi di depan Polres purbalingga yang berada di jalan Mayjen Sungkono. gas air mata terpaksa dilepaskan anggota Kepolisian disaat keadaan sudah kian memanas, setelah pendemo melemparkan botol air mineral dan juga batu ke arah aparat.
Demo yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB itu awalnya orasi damai , namun sekitar pukul 15.00 WIB suasana berubah, setelah adanya beberapa massa yang dianggap provokator menggeber geber motor di depan polres, sehingga membuat para pendemo lainnya terpancing untuk ikut melempari botol air mineral hingga batu ke arah aparat yang sudah berjaga di depan Polres Purbalingga dengan dilengkapi alat pengamanan.
Dalam orasinya, selain menyanyikan lagu-lagu sindiran kepada koruptor, massa menuntut beberapa kebijakan yang menyengsarakan rakyat segera dihapus, termasuk kenaikan pajak, tunjangan anggota DPR RI. Tidak hanya itu, mereka juga menyuarakan agar DPR yang selama ini memicu kemarahan masyarakat bisa dibubarkan karena mereka juga menganggap sebagai sarangnya korupsi.
Aksi yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut dalam pantauan Suara Mereka.di lokasi langsung, meskipun tidak sampai terjadi insiden seperti di Daerah lain, namun ratusan massa, aparat hingga wartawan tidak luput terkena gas air mata yang di tembakan oleh pihak kepolisian.
Menurut informasi, aksi akan dilanjutkan malam hari, dengan menyalakan 1000 lilin sebagai ungkapan bela sungkawa atas meninggalnya anggota Ojol almarhum Affan Kurniawan yang terlindas mobil Barakuda di Jakarta beberapa waktu lalu saat demo di Jakarta.

